Comscore Tracker

Diberhentikan, Helmy Yahya Punya Satu Bulan untuk Melakukan Pembelaan

Menkominfo harap masalah TVRI diselesaikan secara internal

Jakarta, IDN Times - Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik TVRI, Helmy Yahwa, punya waktu satu bulan untuk melakukan pembelaan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. Helmy Yahya telah diberhentikan oleh Dewan Pengawas TVRI. 

Menkominfo berharap agar konflik dan perbedaan pendapat antara Dewan Pengawas dan Direksi TVRI itu bisa segera diselesaikan. Ia meminta agar keduanya bisa menyelesaikan masalah secara internal.

1. Helmy Yahya diberikan waktu satu bulan untuk melakukan pembelaan

Diberhentikan, Helmy Yahya Punya Satu Bulan untuk Melakukan PembelaanMenkominfo Johnny G Plate memberikan keterangan pers di Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat 6 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Helmy diberhentikan Dewan Pengawas TVRI berdasarkan Surat Pemberitahuan Rencana Pemberhentian (SPRP) setebal dua halaman bernomor 1582/1.1/TVRI/2019. Setelah surat itu disampaikan maka Direksi TVRI diberi waktu selama sebulan untuk melakukan pembelaan.

Ia pun mengimbau agar direksi dan Dewan Pengawas menggunakan hak dan kewajiban seperti yang tertuang di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2005 tentang Direksi TVRI.

"Amanat PP memungkinkan pemberhentian direksi melalui pentahapan. Pentahapannya di antaranya surat pemberhentian yang harus disampaikan kepada direksi dan diberi kesempatan dalam waktu satu bulan untuk menyiapkan jawaban dan pembelaan," kata Johnny di Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Jumat (6/12).

Baca Juga: Helmy Yahya Tak Terima Dinonaktifkan, Dewan Pengawas Beri Penjelasan

2. Dewan Pengawas memiliki waktu dua bulan untuk memutuskan status Helmy Yahya

Diberhentikan, Helmy Yahya Punya Satu Bulan untuk Melakukan PembelaanMenkominfo Johnny G Plate memberikan keterangan pers di Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat 6 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Sementara itu, untuk Dewan Pengawas diberi kesempatan dua bulan meneliti pembelaan dan jawab direksi. Apabila jawaban tersebut diterima, maka Dewan Pengawas bisa membatalkan pemberhentian.

"Apabila Dewan Pengawas merasa alasan tidak bisa diterima, maka Dewan Pengawas punya kewenangan pemberhentian. Apabila dua bulan Dewan Pengawas tidak mengambil keputusan maka pemberhentian batal," jelas Johnny.

3. Johnny harap kisruh di tubuh TVRI bisa diselesaikan secara internal

Diberhentikan, Helmy Yahya Punya Satu Bulan untuk Melakukan PembelaanInstagram/helmyyahya

Johnny menyampaikan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2005 mengenai Direksi TVRI, apa yang terjadi saat ini adalah kewenangan dan masalah internal TV pemerintah itu. Ia pun berharap agar diselesaikan secara internal juga.

"Untuk itu, kisruh manajemen yang ada di TVRI adalah masalah internal TVRI. Karenanya kita berharap bahwa itu diselesaikan secara internal oleh TVRI," ucap Johnny.

4. Johnny mengimbau polemik internal TVRI ini tidak dibawa ke publik

Diberhentikan, Helmy Yahya Punya Satu Bulan untuk Melakukan Pembelaan(Direktur Utama LPP TVRI Helmy Yahya) IDN Times/Kevin Handoko

Johnny mengatakan dia baru saja bertemu dengan Dewan Pengawas dan Direksi TVRI secara terpisah. Ia meminta kepada kedua belah pihak agar persoalan internal tidak dibawa ke publik.

"Saya berharap agar penyelesaian manajemen TVRI diselesaikan secara internal di lingkungan TVRI dan tidak dibawa ke ranah publik terlebih dahulu. Karena TVRI mempunyai tugas yang lebih besar. Harus diberi kesempatan untuk maju," ujar Johnny.

Helmy Yahya sebelumnya telah mengklaim bahwa dirinya masih tetap tercatat sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI hingga hari ini, meskipun Dewan Pengawas TVRI telah memberhentikannya sementara waktu sejak Rabu (4/12). 

 

 

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: [BREAKING] Diberhentikan oleh Dewas, Helmy Yahya Melawan

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya