ilustrasi tempe (vecteezy.com/Artoniumw)
Di bidang pembinaan, Rutan Kelas IIA Pontianak mengembangkan program keterampilan, seperti pengolahan tempe dan keripik berbahan dasar kedelai. Selain itu, rutan juga bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam pelaksanaan rehabilitasi bagi warga binaan pengguna narkoba.
Pembinaan di sektor pertanian dilakukan secara terbatas dengan menyesuaikan ketersediaan lahan. Untuk lahan sempit di wilayah perkotaan, rutan mengembangkan budidaya sayuran dan sistem hidroponik. Sementara penanaman kelapa dilakukan di lahan milik Rutan Kelas IIA Mempawah.
“Target jangka pendeknya adalah agar warga binaan memiliki kegiatan positif. Dalam jangka menengah, mereka diharapkan memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas,” jelas Timbul.
Di bidang pengamanan, pihak rutan secara konsisten menggelar razia rutin mingguan serta razia insidental. Razia difokuskan pada barang-barang terlarang, seperti narkoba, alat komunikasi, senjata tajam, dan benda berbahaya lainnya.
“Hasil razia menunjukkan masih ditemukannya alat komunikasi, namun jumlahnya terus menurun dari waktu ke waktu,” tegasnya.