Banjarmasin, IDN Times - Meski diterpa cuaca ekstrem, banjir, dan kenaikan harga bahan pokok (bapok), daya beli masyarakat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), tetap stabil selama Ramadan 2025.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemerintah Kota Banjarmasin, Siane Apriliawati, mengatakan stabilnya daya beli masyarakat tak lepas dari peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan.
"Walaupun cuaca ekstrem dan harga barang naik, daya beli masyarakat Banjarmasin tetap terjaga. Bahkan, meski ada diskon 50 persen tarif listrik yang menyebabkan deflasi nasional, hal itu tidak berdampak signifikan di Banjarmasin," ujar Siane, Jumat (15/3/2025).
Menurutnya, fluktuasi daya beli masyarakat tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi. "Perlu kajian mendalam untuk mengetahui faktor penyebab naik atau turunnya daya beli. Tapi sejauh ini, daya beli warga Banjarmasin cenderung stabil dan malah ada kecenderungan inflasi," imbuhnya.
