Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BUMDes di Kalsel Diharapkan Makin Berkembang dan Meningkat
Ilustrasi Kantor Desa Labangka Kecamatan Babulu salah satu desa penerima ADD dan DD (IDN Times/Ervan Masbanjar)

Banjarmasin, IDN Times - Komisi I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Hak Asasi Manusia DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) mengharapkan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes di provinsinya semakin berkembang dan meningkat.

Dilaporkan Antara, Wakil Ketua Komisi I Siti Noortita Ayu Febria Roosani melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (22/11/2023).

"Kita ingin pengembangan dan peningkatan kapasitas pengelolaan BUMDes dalam rangka peningkatan unit usaha untuk pendataan asli desa (PADes)," ujar wakil rakyat yang akrab dengan sapaan Ibu Tatum tersebut.

1. Peningkatan kapasitas pengelolaan BUMDes

(Ilustrasi desa) ANTARA FOTO/Jojon

Ia menerangkan, dalam upaya pengembangan dan peningkatan kapasitas pengelolaan BUMDes di provinsinya tersebut, mengunjungi Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Yogyakarta.

"Kunjungan ke Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa tersebut saat Komisi I yang diketuai Hj Rachmah Norlias dan Sekretarisnya H Suripno Sumas kunker ke luar daerah, 22 - 24 November 2023," ujar Tatum.

2. Desa di Banjarmasin banyak yang tidak memiliki BUMDes

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar memukul kentongan sebagai tanda peresmian PT Pasar Desa Indonesia berbasis Bumdes di Desa Guwosari Bantul, DIY. ANTARA/Hery Sidik

Menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel III/Kabupaten Barito Kuala (Batola) tersebut, belum semua desa di provinsinya memiliki BUMDes.

Begitu juga, dari sejumlah BUMDes di Kalsel belum semua pula berkembang dan meningkat sebagaimana harapan bersama seperti berperan dalam upaya PADes.

3. Kunjungan DPRD dan Pemkot Banjarmasin ke Yogyakarta

Ilustrasi petugas perangkat desa menutup pintu tempat karantina khusus bagi pemudik di Desa Jepangpakis, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (5/5/2021). (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

Kunjungan DPRD dan Pemkot Banjarmasin ke lokasi pemberdayaan di Yogyakarta.

"Itulah salah satu alasan kami Komisi I dengan membawa orang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel ke Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Yogyakarta," demikian Tatum.

Editorial Team