Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1.210 Pemudik Pontianak Mudik Gratis Pakai 33 Bus dari Pemprov
Peserta mudik gratis Pemprov Kalbar. (IDN Times/Teri).

Pontianak, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menggelar program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026. Sebanyak 1.210 warga diberangkatkan menuju 12 kabupaten/kota menggunakan 33 unit bus, pada Rabu (18/3/2026).

Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur,  Krisantus Kurniawan, di halaman Kantor Gubernur Kalbar sekitar pukul 08.00 WIB.

Sejak pagi, tepatnya pukul 06.00 WIB, para pemudik sudah mulai memadati lokasi keberangkatan.

1. Program warga agar bisa pulang kampung

Wagub Kalbar melepas mudik gratis. (IDN Times/Teri).

Krisantus mengatakan, program ini merupakan agenda rutin pemerintah daerah untuk membantu masyarakat agar bisa pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi, terutama menjelang Idulfitri.

“Ini kegiatan rutin setiap tahun untuk meringankan beban masyarakat, khususnya pemudik di 12 kabupaten/kota,” ujarnya.

2. Bakal tambah peserta mudik

Pemprov Kalbar sediakan 33 bus untuk mudik gratis. (IDN Times/Teri).

Tahun ini, kata Krisantus, menjadi penyelenggaraan keempat program Mudik Gratis Khatulistiwa. Ke depan, pemerintah berharap jumlah peserta dan kualitas layanan bisa terus ditingkatkan.

“Saya berdoa agar semua pemudik selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul bersama keluarga di hari yang penuh berkah,” jelasnya.

3. Peserta mudik antusias, bisa lebih hemat akomodasi

Pemprov Kalbar melepas mudik gratis. (IDN Times/Teri).

Salah satu peserta, Siti Rohimah, mengaku program ini sangat membantu. Ia mudik bersama suami dan dua anaknya ke Kabupaten Sintang untuk bertemu orang tua.

“Alhamdulillah sangat membantu, terutama dari segi biaya. Biasanya kami harus beli tiket sekitar Rp200 ribuan,” tuturnya.

Dia juga menyebut proses pendaftaran berjalan lancar dan fasilitas yang diberikan cukup memadai. Mulai dari pengambilan kupon, registrasi, hingga informasi titik kumpul, semuanya dibantu petugas.

Siti berharap program ini terus dilanjutkan setiap tahun agar semakin banyak masyarakat yang bisa pulang kampung dengan lebih mudah dan nyaman.

Editorial Team