Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1.300 Paket Sembako Bantuan Presiden Dibagikan ke Pemuka Agama
Wali Kota Balikpapan menyerahkan sembako bantuan presiden kepada pengurus rumah ibadah (IDN Times/Hilmansyah)

Balikpapan, IDN Times – Pemkot Balikpapan menyerahkan sembako bantuan Presiden Joko "Jokowi" Widodo untuk masyarakat terdampak COVID-19 dari kalangan pemuka agama dan pengurus rumah ibadah. Pemberian bantuan ini dilakukan secara simbolis di Masjid Agung At Taqwa, Balikpapan dan diterima perwakilan pengurus masjid se-Balikpapan.

“Selain Masjid Agung At Taqwa, bantuan secara simbolis ini juga dilakukan di Wihara Budha Meitrya Karang Jati dan Gereja GBIS Sangkakala Gunung Malang,” ujar Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, usai menyerahkan bantuan sembako di Masjid Agung At Taqwa, Rabu (13/5).

1. Sebanyak 1.300 paket sembako bantuan presiden yang disalurkan

Sembako bantuan Presiden Jokowi disalurkan ke pengurus rumah ibadah di Balikpapan (IDN Times/Hilmansyah)

Rizal menjelaskan, sebanyak 1.300 paket sembako bantuan dari Presiden Joko "Jokowi" Widodo ini dibagikan untuk pemuka agama dan pengurus masjid sebanyak 918 buah, gereja Kristen Protestan sejumlah 306 paket, 10 paket untuk gereja Katolik, dua paket untuk kelenteng, dan 14 paket untuk Wihara.  

“Paket sembako dari bantuan presiden yang diterima Kota Balikpapan sendiri ada sebanyak 5.000 paket yang sebagian besar sudah dibagikan termasuk kepada keluarga veteran. Dan saat ini giliran masjid, pendeta, pengurus pura, vihara,” ujar Rizal.

Pemkot Balikpapan juga memberikan paket Ramadan bagi pengurus masjid, serta vacuum cleaner, sarung, mukena, dan sajadah.

2. Soal salat berjemaah dan salat Ied warga diminta bersabar

Suasana salat jamaah di masjid Balai Kota Depok. IDN Times/Rohman Wibowo

Rizal juga meluruskan informasi bahwa pemerintah telah membolehkan umat untuk beragama untuk beribadah di rumah ibadah.

“Ada hoaks bahwa di masyarakat, rumah ibadah sudah mulai bisa digunakan padahal belum,” tegasnya

Rizal mengakui, memang ada permintaan Wakil Presiden Ma’ruf Amin kepada Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19, untuk melakukan relaksasi bagi umat beragama yang akan melaksanakan ibadah, terutama umat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Tapi permintaan ini belum disetujui, karena Satgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 masih harus berkoordinasi dengan sejumlah pihak, untuk itu sebelum ada keputusan warga kami minta bersabar,” tegas Rizal.

 

3. Sebanyak 19 orang pasien positif di Balikpapan dinyatakan sembuh

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi meninjau RSPB untuk melihat kesiapan alat PCR (IDN Times/Hilmansyah)

Sementara, perkembangan kasus COVID-19 di Balikpapan, Rizal menjelaskan saat ini 19 orang pasien telah dinyatakan sembuh, dua orang meninggal dunia, dan 22 orang masih dirawat di rumah sakit. Total pasien positif COVID-19 di Balikpapan sebanyak 43 orang.

"Pasiennya tersebar di RSKD, RST Harjanto, RSUD Beriman, RS Pertamina Balikpapan dan beberapa rumah sakit lainnya,” jelas Rizal.

Ia juga menuturkan, jumlah Pasien dalam Perawatan (PDP) berjumlah total 128 orang, namun yang dirawat di rumah sakit saat ini tinggal 23 orang.

Sebanyak 99 orang PDP dinyatakan negatif COVID-19 dan sudah pulang ke rumah masing-masing. Namun, sebanyak enam orang PDP meninggal dunia.

Kemudian untuk Orang dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya total 4.988 orang. Saat ini yang masih menjalani karantina di rumah sebanyak 223 orang. Sebanyak 4.765 orang dinyatakan sehat dan tidak perlu lagi dilakukan karantina lagi.

Editorial Team