Samarinda, IDN Times - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan komitmennya untuk mendorong swasembada pangan, khususnya beras, di daerah tersebut. Saat ini, Kaltim masih sangat bergantung pada pasokan beras dari luar daerah, terutama Sulawesi dan Jawa.
Ketergantungan tersebut dinilai berisiko memicu inflasi, terutama jika terjadi gangguan seperti gagal panen di daerah pemasok atau cuaca ekstrem yang menghambat distribusi.
Dalam pertemuannya dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Makassar, Sulawesi Selatan, pekan lalu, Rudy mengungkapkan bahwa Kaltim telah menyiapkan lahan seluas 20.000 hektare untuk program pencetakan sawah baru. Hal tersebut terungkap dalam akun IG Pemprov Kaltim.
