Ilustrasi siswa SMP/ IDN / Riyanto.
Selain menggandeng sekolah swasta, SPMB 2025/2026 juga memperkenalkan perubahan istilah. 'Zonasi' kini menjadi 'Domisili'. Meskipun begitu, substansi dari jalur pendaftaran utama tetap sama, yaitu mencakup Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, Jalur Prestasi, dan Jalur Mutasi.
"Pada jalur afirmasi, di sana kami memberikan porsi bagi disabilitas. Kalau keluarga tidak mampu, nanti akan merujuk ketentuan Dinas Sosial," kata dia.
Untuk jalur prestasi, kuota ditingkatkan menjadi minimal 25 persen. Di Balikpapan, kuotanya bahkan mencapai 27 persen. Jalur ini terbagi menjadi lima kluster, termasuk prestasi akademik, non-akademik, kepanduan (Pramuka), Hafiz Qur'an, dan hasil Ujian Sekolah Berstandar Kuota (USBK).
"Proses verifikasi dan validasi (verval) data pendaftar akan dimulai pada 24 Juni 2025 secara daring. Verval ini dilakukan untuk memastikan keabsahan data siswa yang lulus dari luar Balikpapan, siswa jalur prestasi, dan siswa jalur mutasi. Kami menjamin bahwa seluruh sistem daring telah dipersiapkan dengan baik untuk menghindari kendala teknis," katanya.