Pontianak, IDN Times - Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (PKH) Wilayah Kalimantan melalui Seksi Wilayah II Pontianak, Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, meningkatkan status kesiapsiagaan guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini diambil menyusul meningkatnya suhu udara dan menurunnya curah hujan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat sejak pertengahan Januari 2026.
Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, Yuyu Wahyudin, mengatakan peningkatan kesiapsiagaan merupakan respons terhadap anomali cuaca yang berpotensi memicu karhutla, khususnya di Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Sambas.
“Seluruh personel kami siagakan penuh sebagai garda terdepan dalam deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi kebakaran,” ujar Yuyu dilaporkan Antara di Singkawang, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, langkah tersebut sejalan dengan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi hari tanpa hujan yang mulai terjadi di Kalimantan Barat, sehingga diperlukan kewaspadaan bersama.
