Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Antrean BBM di SPBU Pontianak “Mengular”, Mobil Tangki Pertamina Dikawal
Antrean di SPBU Pontianak kembali mengular. (IDN Times/Teri).
  • Menjelang Idulfitri, sejumlah SPBU di Pontianak alami antrean panjang akibat panic buying dan gangguan distribusi, meski stok BBM sebenarnya masih aman.
  • Wali Kota Pontianak bersama aparat akan mengawal mobil tangki Pertamina agar distribusi BBM ke SPBU berjalan lancar dan kemacetan bisa diminimalkan.
  • Pertamina Patra Niaga pastikan pasokan BBM Kalbar aman dengan kedatangan kapal pengangkut baru serta penambahan armada tangki dan jam operasional 24 jam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU Kota Pontianak akibat gangguan distribusi dan peningkatan permintaan BBM jenis Pertalite serta Pertamax menjelang Hari Raya Idulfitri.
  • Who?
    Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, serta aparat pemerintah daerah terlibat dalam pemantauan dan pengawalan distribusi BBM.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di berbagai SPBU di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, termasuk Terminal BBM Pertamina Pontianak Utara dan Integrated Terminal Pontianak.
  • When?
    Situasi antrean mulai terlihat sejak Kamis malam, 19 Maret 2026 pukul 22.00 WIB, dengan upaya penanganan dilakukan hingga hari-hari berikutnya menjelang Idulfitri.
  • Why?
    Peningkatan antrean disebabkan oleh panic buying masyarakat serta gangguan distribusi akibat kemacetan, bukan karena kelangkaan stok BBM yang dinyatakan masih aman oleh pihak Pertamina.
  • How?
    Pemerintah kota bersama Pertamina mengawal mobil tangki saat pendistribusian ke SPBU kosong, menambah armada tangki, memperpanjang jam operasional, dan memastikan pasokan dari kapal pengangkut tetap lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang di Pontianak antre panjang mau beli bensin karena mau lebaran. Beberapa tempat bensinnya habis, jadi mobil tangki Pertamina datang bawa bensin lagi. Pak Wali Kota lihat sendiri dan bilang stoknya aman. Sekarang mobil tangki dikawal biar cepat isi ke pom bensin, dan orang diminta jangan beli terlalu banyak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di tengah meningkatnya antrean BBM menjelang Idulfitri, langkah cepat berbagai pihak menunjukkan koordinasi yang solid. Pemerintah Kota Pontianak turun langsung meninjau lapangan, sementara Pertamina memperkuat pasokan dengan kedatangan kapal pengangkut dan penambahan armada tangki. Upaya bersama ini mencerminkan kesiapsiagaan serta komitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pontianak, IDN Times - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite hingga Pertamax terpantau kosong di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Sejak Kamis (19/3/2026) malam, pukul 22.00 WIB, terpantau di sejumlah SPBU Pontianak antrean warga mengular.

Warga rela antre berjam-jam untuk mendapat BBM tersebut. Selain itu, tampak juga mobil tangki Pertamina sedang melakukan pendistribusian di sejumlah SPBU.

1. Wali Kota Pontianak tinjau Terminal BBM Pertamina

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meninjau terminal BBM. (IDN Times/istimewa).

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melakukan peninjauan langsung ke Terminal BBM Pertamina di Pontianak Utara. Dia memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Pontianak dalam kondisi aman.

Berdasarkan hasil pantauannya di lapangan, terjadi antrean panjang pengisian BBM, bahkan beberapa SPBU kosong. Setelah ditelusuri lebih lanjut, selain akibat panic buying, hal ini juga diakibatkan gangguan distribusi karena kemacetan.

“Kami ingin memastikan bahwa stok BBM di Kota Pontianak ini aman dan tersedia. Tadi kita juga melihat langsung ada dua kapal tangki yang sedang melakukan pengisian, baik untuk Pertalite maupun Pertamax,” ungkap Edi.

2. Bakal kawal distribusi mobil tangki Pertamina

Mobil tangki Pertamina. (IDN Times/istimewa).

Edi menuturkan, antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU belakangan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan BBM, melainkan karena adanya gangguan distribusi serta fenomena panic buying di masyarakat.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Pontianak bersama pihak terkait akan mengawal distribusi BBM, khususnya armada tangki yang melakukan pengisian ke SPBU, agar proses distribusi dapat berjalan lebih cepat dan lancar.

“Kita akan kawal mobil tangki yang keluar masuk agar distribusi ke SPBU yang kosong bisa segera terpenuhi dan tidak menimbulkan kemacetan,” ungkapnya.

Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena stok dipastikan mencukupi kebutuhan.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak panic buying. Stok BBM tersedia dan cukup, jadi tidak perlu membeli secara berlebihan,” tegasnya.

3. Kapal pengangkut BBM tiba di Pontianak, pastikan stok BBM aman

Wako Pontianak tinjau terminal BBM di Pontianak Utara. (IDN Times/istimewa).

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kalimantan Barat dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Hari Raya Idulfitri.

Kapal-kapal pengangkut BBM telah tiba dan sandar di Integrated Terminal Pontianak, pada Rabu (18/3/2026) untuk memperkuat pasokan, seiring peningkatan kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari terakhir yang juga memicu antrean di sejumlah SPBU di wilayah Kalimantan Barat.

Pertamina juga telah menambah armada mobil tangki untuk mengoptimalkan penyaluran BBM ke berbagai wilayah di Kalimantan Barat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM.

“Kami memastikan bahwa pasokan BBM di Kalimantan Barat terus dijaga dalam kondisi aman dan saat ini terus diperkuat dengan kedatangan kapal-kapal pengangkut BBM. Pada Rabu, kami kedatangan 2 kapal pengangkut BBM yakni Kapal Bintang Energy dan Kapal Patra Tanker 3 yang akan menambah ketahanan stok BBM di Kalbar,” papar Edi.

4. Langkah antisipasi Pertamina hadapi panic buying

Warga antre BBM di SPBU Pontianak. (IDN Times/Teri).

Selain itu, Pertamina juga telah menjadwalkan kapal lainnya untuk memastikan stok BBM tetap aman dan distribusi berjalan lancar. Saat ini, penyaluran produk Pertalite dan Pertamax sedang dilakukan secara bertahap ke SPBU.

“Oleh karena itu, kami memohon dukungan serta kerja sama masyarakat dan seluruh pihak agar situasi tetap kondusif,” terang Edi.

Peningkatan antrean di SPBU yang terjadi di sejumlah wilayah merupakan dampak dari lonjakan permintaan dalam waktu singkat. Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa kondisi ini bukan disebabkan oleh keterbatasan stok, melainkan meningkatnya konsumsi masyarakat dan panic buying.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah melakukan penguatan distribusi sejak awal Maret 2026. Dari total 52 unit mobil tangki dengan kapasitas 725 KL di wilayah Pontianak, telah ditambahkan 19 unit mobil tangki atau setara 233 KL (32%).

Penambahan ini dilakukan secara bertahap, yakni 13 unit sejak 1 Maret 2026 dan tambahan 6 unit pada tahap berikutnya, guna memastikan kelancaran penyaluran BBM ke SPBU.

Pertamina juga mengoptimalkan distribusi melalui peningkatan jam operasional hingga 24 jam, mobilisasi armada tambahan lintas wilayah, serta prioritas penyaluran ke SPBU dengan kebutuhan tinggi.

“Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menjaga kelancaran distribusi serta memastikan penyaluran BBM tepat sasaran,” tukasnya.

Editorial Team