Pontianak, IDN Times - Melihat situasi maraknya permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Gubernur Kalbar, Ria Norsan, meminta seluruh SPBU yang belum beroperasional agar segera diaktifkan (dioperasionalkan).
Menurut Norsan, langkah ini dinilai penting untuk mengurai antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah daerah.
Antrean kendaraan dilaporkan mengular di berbagai wilayah, seperti di Kabupaten Sambas, Mempawah, Singkawang, Bengkayang, hingga Kubu Raya. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan BBM.
