Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
APBD Kaltim Turun Drastis, Beasiswa Gratispol Siap Rp1,37 Triliun
ilustrasi pendaftar beasiswa (unsplash.com/@javotrueba)

Samarinda, IDN Times - APBD Pemprov Kalimantan Timur turun drastis dari Rp21,74 triliun pada 2025 menjadi Rp15,5 triliun pada 2026. Penurunan disebabkan pemangkasan dana transfer ke daerah ditetapkan pemerintah pusat.

Meskipun demikian, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud tetap memprioritaskan keberlanjutan program pendidikan tersebut, meskipun kondisi fiskal daerah mengalami tekanan.

“APBD semua daerah di Indonesia turun, tetapi kami akan tetap memberikan beasiswa Gratispol. Kami yakin investasi yang paling baik adalah pada sumber daya manusia,” ujarnya dalam akun IG Pemprov Kaltim, Senin (23/2/2026).

1. Alokasi anggaran Program Gratispol

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat Rapat terkait batas wilayah IKN di Kemendagri (IDN Times/istimewa)

Rudy mengatakan, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,377 triliun untuk Program Gratispol Pendidikan, dengan target penerima sebanyak 158.981 mahasiswa. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Kaltim hingga jenjang S-1, S-2, dan S-3.

Dengan anggaran yang jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, cakupan penerima beasiswa juga diperluas. Pemprov Kaltim akan membantu pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) untuk fakultas umum. Sementara untuk fakultas dengan biaya tinggi, seperti Kedokteran, telah disiapkan skema perhitungan khusus guna menjamin keadilan dan pemerataan penerima manfaat.

2. Program Gratispol mahasiswa semester 2 sudah disalurkan

Ilustrasi mengelola medsos sebagai penerima beasiswa negara (pexels.com/Keira Burton)

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Dasmiah, menambahkan bahwa beasiswa bagi mahasiswa semester 2 telah disalurkan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta. Total penerima manfaat tahap tersebut sebanyak 59.128 mahasiswa dengan nilai bantuan mencapai Rp103,1 miliar. Para mahasiswa baru tahun 2025 juga telah menerima bantuan tersebut.

Sementara itu, penyaluran bantuan untuk mahasiswa semester 4, 6, dan 8 masih dalam proses verifikasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemprov Kaltim. Penyaluran untuk kelompok tersebut diperkirakan rampung pada akhir Februari.

3. Perbandingan di antara penerima beasiswa tahun 2025 dan 2026

ilustrasi tips sukses meraih beasiswa bagi mahasiswa akhir (pexels.com/Kampus Production)

Secara keseluruhan, jumlah pemohon Program Gratispol dari dalam daerah yang masih dalam tahap verifikasi mencapai 79.850 orang, sedangkan dari luar daerah sebanyak 12.857 orang.

Sebagai perbandingan, pada 2025 Pemprov Kaltim telah merealisasikan anggaran sebesar Rp127,88 miliar bagi 24.492 mahasiswa, dari total pagu Rp204,6 miliar yang disiapkan untuk program tersebut.

Pemprov berharap program ini mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur.

Editorial Team