Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Awas! Hanya dalam Sepekan Kaltim Menambah Ribuan Positif Corona
Ilustrasi zona merah COVID-19, Ilustrasi klaster keluarga (IDN Times Dini Suciatiningrum)

Samarinda, IDN Times - Angka konfirmasi positif virus corona atau COVID-19 di Kaltim terus bertambah. Bahkan mencapai rata-rata 195.71 per hari. Peningkatan itu dipicu oleh meluasnya sebaran klaster keluarga. Jumlah kelompok ini mencapai sebanyak100 klaster. Terbanyak di Samarinda, totalnya ada 55 kelompok, menyusul 24 dari Bontang dan terakhir Balikpapan sebanyak 21 klaster.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. Jangan lengah dengan virus ini. Saat di luar ataupun di dalam rumah,” ujar Andi Muhammad Ishak, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim saat dikonfirmasi pada Selasa (29/9/2020) pagi.

1. Positif COVID-19 di Kaltim bertambah 1.370 kasus selama tujuh hari

Andi Muhammad Ishak, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim (IDN Times/Yuda Almerio)

Hingga Senin, 28 September 2020, angka positif sudah mencapai 8.324 kasus. Padahal sepekan lalu, tepatnya Senin, 21 September 2020, total akumulasi positif corona di provinsi ini dilaporkan sebanyak 6.954 kasus.Itu artinya dalam tujuh hari jumlah kasus positif COVID-19 di Kaltim bertambah 1.370 atau sekitar 195.71 kasus per hari.

Sementara itu, pada Senin kemarin, Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim, mengumumkan kembali tambahan 114 kasus positif. Hasil konfirmasi dari delapan kabupaten/kota. Terbanyak dari Balikpapan dan Samarinda masing-masing 37 kasus, lalu disusul Bontang 25, Paser 5, Kutai Timur (Kutim) 4, Berau 3 kasus, Kutai Barat (Kubar) 2 dan Penajam Paser Utara (PPU) 1 kasus. Penambahan tersebut membuat rasio kasus corona di Kaltim kembali naik menjadi 223.7 kasus per 100 ribu penduduk.

“Peningkatan ini merupakan hasil dari tracing dan pemeriksaan laboratorium PCR (polymerase chain reaction) baik pemerintah dan swasta,” imbuhnya.

2. Persentase kesembuhan dari corona meningkat di Kaltim

Ilustrasi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Syukurnya pertambahan positif ini juga diikuti oleh peningkatan pasien sembuh. Dilaporkan sebanyak 150 kasus. Terbanyak dari Balikpapan 69 orang, selanjutnya Samarinda 68, lalu Paser dan PPU masing-masing 4 kasus, kemudian Berau 3 kasus dan Bontang 2. Kasus sembuh ini melebihi jumlah terkonfirmasi positif COVID-19.

Dengan demikian, tingkat kesembuhan di Kaltim kembali naik. Dari sehari sebelumnya 64.8 persen, menjadi 65.7 persen. Total pasien sembuh di Kaltim kini mencapai 5.472 kasus. Sedangkan masih dalam perawatan ataupun isolasi mandiri sebanyak 2.551 atau turun 38 kasus dari hari sebelumnya.

“Kita harap pasien lain juga segera menyusul sembuh,” imbuhnya.

3. Angka kematian positif COVID-19 di Kaltim sudah menembus 300 kasus

Ilustrasi petugas memakamkan jenazah pasien terkonfirmasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Sedangkan jumlah kematian positif COVID-19 di Kaltim melewati 300 kasus. Ada pertambahan dua pasien positif yang tutup usia pada Senin. Dari ratusan kasus itu terbanyak berasal dari Balikpapan mencapai 157 orang. Disusul Samarinda sebanyak 92 kasus. Meski demikian, tingkat kematian di Kaltim dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 menunjukkan penurunan. Dari sempat di atas 4 persen, kini menjadi 3.6 persen. Meskipun di sisi lain, penurunan persentase tak lepas dari tingginya jumlah kasus positif corona yang terkonfirmasi belakangan ini.

“Ingat kasus ini tak akan berhenti jika kita tak taat dengan protokol kesehatan. Mari jaga diri dan sesama,” pungkasnya.

Editorial Team