Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud memberikan keterangan kepada wartawan terkait kemungkinan penyusutan transfer ke daerah dari pusat. (IDN Times/Erik Alfian)
Ia juga meminta Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk terus mengoptimalkan penyaluran agar manfaat program dapat dirasakan lebih cepat oleh mahasiswa. “Biro Kesra, bantuan beasiswa ini harus dioptimalkan. Pemerintah harus benar-benar hadir untuk masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Sejak tahap I hingga tahap III, anggaran tersebut telah disalurkan ke tujuh PTN dan 45 PTS di Kalimantan Timur. Program ini tidak hanya mencakup bantuan umum, tetapi juga kerja sama pendidikan, program khusus dokter spesialis, hingga dukungan bagi tenaga kependidikan.
Pada penyaluran tahap III, sejumlah perguruan tinggi menerima alokasi terbesar untuk bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Universitas Mulawarman (Unmul) tercatat menerima Rp61,1 miliar untuk 12.938 mahasiswa, disusul Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) sebesar Rp39 miliar untuk 7.713 mahasiswa.
Selanjutnya, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) menerima Rp13,9 miliar untuk 3.655 mahasiswa, serta Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sebesar Rp12,4 miliar untuk 3.572 mahasiswa.