Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Foto udara pengerjaan proyek Bendungan Sepaku Semoi, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (4/10/2022). FOTO/Rivan Awal Lingga/aww
Foto udara pengerjaan proyek Bendungan Sepaku Semoi, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (4/10/2022). FOTO/Rivan Awal Lingga/aww

Penajam, IDN Times - Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) infrastruktur pendukung Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ditargetkan bakal diisi air pada April hingga Mei 2023.

Kepala Satuan Tugas Pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi di Badan Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Zulaidi mengatakan, pengerjaan pembangunan konstruksi bendungan ditargetkan selesai pada Maret 2023. Pengisian air Bendungan Sepaku Semoi akan dilakukan pada April hingga Mei 2023.

"Pengisian air di bendungan akan dilakukan pada April hingga Mei," katanya diberitakan Antara, Rabu (18/1/2023).  

1. Presiden Joko Widodo akan meresmikan Bendungan Sepaku Semoi

Presiden Joko "Jokowi" Widodo (tengah) meninjau pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur pada Rabu, 22 Juni 2022. (Dokumentasi Biro Pers)

Setelah bendungan terisi air,  Presiden Joko "Jokowi" Widodo bakal melakukan peresmian infrastruktur pendukung IKN Nusantara tersebut pada Juni 2023.

"Saat ini pengerjaan yang masih tersisa terus dilakukan dan pembangunan bendungan secara keseluruhan mencapai 82 persen," ujar dia.

Sisa pengerjaan yang tengah dilakukan, yakni beberapa pintu Bendungan Sepaku Semoi yang harus dibongkar dan didesain ulang. Pengerjaan Bendungan Sepaku Semoi terkendala pengiriman bahan baku dari Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang tertunda lantaran kondisi cuaca yang buruk selama beberapa waktu terakhir.

2. Proses pembangunan Bendungan Sepaku Semoi

Progres pembangunan bendungan Semoi - Sepaku penunjang utama air bersih di IKN beberapa waktu lalu (IDN Times/Ervan)

Kondisi cuaca yang buruk menjadi kendala pengiriman bahan baku atau material, kata dia, karena tidak ada pelayaran dari kota Palu ke Kalimantan Timur. Wilayah Kecamatan Sepaku yang masuk dalam proyek pembangunan untuk konstruksi bendungan meliputi Desa Tengin Baru dan Sukomulyo.

Kemudian Wilayah Desa Argomulyo terkena proyek pembangunan untuk areal genangan bendungan. Luas Bendungan Sepaku Semoi mencapai 378 hektare, jelas Zulaidi, terbagi untuk konstruksi atau badan bendungan 10 hektare dan 280 hektare genangan, serta 88 hektare untuk fasilitas penunjang dan taman (landscape).

3. Bendungan Sepaku Semoi mempergunakan anggaran Rp556 miliar

Proyek strategis nasional pembangunan bendungan Sepaku penunjang air bersih IKN (IDN Times/Ervan)

Bendungan yang dibangun di Kecamatan Sepaku, PPU dengan anggaran sekitar Rp556 miliar itu diproyeksikan memiliki daya tampung sekitar 10 juta meter kubik dengan debit air Sungai Tengin Baru sekira 2.400 liter per detik.

Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi untuk mencukupi kebutuhan air bersih dan bermanfaat sebagai pengendali banjir, serta dijadikan daerah pariwisata waduk dan konversi Daerah Aliran Sungai Tengin Baru di Kecamatan Sepaku.

Editorial Team