Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[BREAKING] Helikopter PK-CFX Rute Sintang-Pontianak Hilang Kontak di Sekadau
ilustrasi helikopter (pexels.com/SevenStorm JUHASZIMRUS)

Pontianak, IDN Times - Sebuah helikopter dengan kode registrasi PK-CFX dilaporkan hilang kontak di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 08.39 WIB.

Helikopter tersebut diketahui tengah melakukan penerbangan dari Kabupaten Sintang menuju Kota Pontianak sebelum akhirnya kehilangan komunikasi di tengah perjalanan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengungkapkan bahwa laporan hilangnya kontak diterima dari pihak AirNav pada pukul 10.40 WIB.

1. Terjunkan personel menuju lokasi

ilustrasi helikopter (unsplash.com/andrew palmer)

Menindaklanjuti laporan tersebut, Junetra mengatakan, tim SAR saat ini langsung dikerahkan ke lokasi.

“Benar, saat ini kami sudah mengirimkan 20 personel menuju ke lokasi,” ujarnya.

Berdasarkan data awal, titik perkiraan lokasi kejadian berada pada sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang dengan arah radial 258 derajat.

2. Helikopter dan kru belum ditemukan

ilustrasi helikopter (Unsplash.com/James Edwards)

Tim gabungan dari Sintang telah lebih dahulu bergerak, disusul tambahan personel dari Pontianak untuk memperkuat operasi pencarian.

Namun hingga kini, kondisi helikopter maupun kru di dalamnya masih belum diketahui. Medan berat di kawasan pedalaman menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

Di tengah upaya pencarian, muncul informasi dari warga yang melaporkan dugaan keberadaan helikopter di area perkebunan kelapa sawit di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sintang, Benyamin, mengatakan pihaknya telah menerima foto dan titik koordinat dari warga yang memperlihatkan objek diduga helikopter.

“Dari foto tersebut diduga helikopter melakukan pendaratan darurat, untuk itu kami kirimkan tim ke sana,” jelasnya.

3. Tim gabungan telusuri titik koordinat laporan warga

Ilustrasi helikopter. (Pexels.com/Somchai Kongkamsri)

Meski demikian, Benyamin menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap verifikasi. Tim SAR saat ini tengah menuju titik koordinat yang dimaksud untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kami masih menunggu laporan resmi dari tim yang sedang menuju lokasi untuk memastikan kondisi fisik heli dan keselamatan seluruh korban,” tukasnya.

Editorial Team