Selain longsor, hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda juga menyebabkan 20-an titik tergenang. (Dok. Kantor SAR Balikpapan)
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso, menyebut bahwa terdapat 21 titik yang teridentifikasi mengalami genangan banjir, dengan ketinggian air antara 30 hingga 100 sentimeter.
Titik-titik genangan tersebut meliputi sejumlah ruas jalan dan kawasan pemukiman, di antaranya Jalan Poros Samarinda–Bandara APT Pranoto (simpang Lempake hingga Alaya), Jalan Bitek (RT 01 dan RT 07 Kelurahan Sempaja Siring), Jalan Citandui dan Serayu (Tanah Merah), Jalan Gunung Kapur, Giri Rejo, Kebun Agung, dan Kartini (Lempake).
Genangan juga terjadi di Jalan Daman Huri dan Jalan Gerilya (Sungai Pinang), Jalan Pramuka, Juanda, Kadri Oneng, AW Syahranie, Lejen Suprapto, Wahid Hasyim I, KS Tubun, Belimau (sekitar SMAN 9), Mugirejo Dalam, Talangsari Luar, dan Jalan Sayur (Sempaja Utara), dengan ketinggian air mencapai satu meter di beberapa titik.