Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menteri PKP Maruarar Sirait (kanan) bersama Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono saat meninjau progres pembangunan Rusun ASN di kawasan IKN, Sabtu (17/5/2025). (Dok. Biro Kompu  Balai P3KP Kalimantan II)
Menteri PKP Maruarar Sirait (kanan) bersama Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono saat meninjau progres pembangunan Rusun ASN di kawasan IKN, Sabtu (17/5/2025). (Dok. Biro Kompu Balai P3KP Kalimantan II)

Nusantara, IDN Times - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berencana membangun satu tower rumah susun (rusun) yang diperuntukkan bagi masyarakat umum di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Rencana ini disampaikan langsung oleh Menteri PKP Maruarar Sirait saat melakukan kunjungan kerja ke IKN, Sabtu (17/5/2025). Ia mengatakan, pembangunan rusun ini merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat juga mendapat akses terhadap hunian layak di ibu kota baru.

“Dari arahan presiden, harus ada untuk masyarakat. TNI, Polri, dan ASN memang penting, tapi rakyat juga harus mendapatkan kesempatan yang sama,” ujar Maruarar, yang akrab disapa Ara.

2. Tidak hanya untuk ASN, tapi juga untuk rakyat

Penampakan tower rumah susun untuk ASN di kawasan IKN. (IDN Times/Erik Alfian)

Selama ini, pembangunan hunian di IKN memang masih difokuskan untuk aparatur sipil negara (ASN) yang akan pindah ke sana. Namun, dengan rencana pembangunan rusun khusus masyarakat, pemerintah ingin menunjukkan bahwa IKN bukan hanya untuk para pegawai negeri.

“Kami ingin meniru model di Kemayoran, di mana Hotel Atlet juga dialokasikan untuk masyarakat umum,” kata Ara.

2. Disambut positif oleh Otorita IKN

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono menyambut rombongan Kementerian PKP pada Sabtu (17/5/2025). ( Biro Kompu Balai P3KP Kalimantan II)

Rencana ini mendapat sambutan positif dari Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Ia menilai, langkah ini sebagai bentuk inovasi dan komitmen pemerintah agar masyarakat bisa ikut merasakan fasilitas yang sama seperti ASN.

“Walaupun baru satu tower, ini sudah jadi kemajuan. Artinya, IKN tidak hanya menyediakan hunian untuk ASN Hankam, tapi juga untuk masyarakat,” ucap Basuki.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini memperkuat visi inklusif IKN sebagai kota yang ramah untuk semua kalangan.

3. Ajak pengembang ikut berkontribusi

Suasana di Rusun Polri, Kawasan IKN, Sabtu (17/5/2025). (IDN Times/Erik Alfian)

Dalam kesempatan yang sama, Maruarar juga mendorong asosiasi pengembang seperti REI, APERSI, dan HIMPERRA untuk turut serta membangun hunian layak di IKN, termasuk rumah subsidi bagi ASN dan masyarakat sekitar.

“Kita perlu kolaborasi. Negara hadir, tapi pengembang juga harus ambil bagian agar target hunian tercapai,” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini pemerintah tengah menyelesaikan 27 tower rusun untuk ASN di IKN. Progres pembangunannya diklaim sudah hampir rampung 100 persen.

Editorial Team