Pontianak, IDN Times - Viral warga mengunggah video yang memperlihatkan diduga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog Kalimantan Barat (Kalbar) diduga oplos atau palsu.
Dari unggahan tersebut, tampak beras SPHP berwarna kuning dan hitam, pecah, dan jika dimasak beras tersebut cepat basi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bulog Kalbar, Rasiwan menuturkan, pihaknya selalu melakukan pengecekan sebelum beras tersebut diedarkan.
“Dari kami di mekanisme kami itu sebelum komodi keluar dicek dengan petugas untuk memastikan bahwa kualitas yang akan disalurkan sudah dicek kualitasnya,” ungkapnya, Minggu (1/2/2026).
