Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KSOP Kelas I Balikpapan menggelar ramp check massal pada seluruh armada yang melayani penyeberangan di Pelabuhan Karingau, paska insiden tenggelamnya KMP Muchlisa pada Senin (5/5/2025). (IDN Times/Erik Alfian)
KSOP Kelas I Balikpapan menggelar ramp check massal pada seluruh armada yang melayani penyeberangan di Pelabuhan Karingau, paska insiden tenggelamnya KMP Muchlisa pada Senin (5/5/2025). (IDN Times/Erik Alfian)

Balikpapan, IDN Times – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan mulai melakukan ramp check terhadap kapal yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Kariangau Balikpapan, Kamis (8/5/2025).

Kepala KSOP Kelas I Balikpapan, Capt Heru Susanto mengatakan pelaksanaan ramp check menyeluruh ini merupakan buntut insiden tenggelamnya KMP Muchlisa di perairan Teluk Balikpapan, 200 meter dari daratan PPU, Senin (5/5/2025) kemarin.

1. Libatkan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI)

KSOP Kelas I Balikpapan menggelar ramp check massal pada seluruh armada yang melayani penyeberangan di Pelabuhan Karingau, paska insiden tenggelamnya KMP Muchlisa pada Senin (5/5/2025). (IDN Times/Erik Alfian)

Heru mengatakan ada 18 unit kapal rute penyeberangan Balikpapan–Penajam Paser Utara, yang akan menjalani ramp check mulai hari ini.

"Total ada 18 kapal untuk lintasan pendek, Balikpapan–PPU, dan dua kapal untuk tujuan Palu, Taipa, dan Mamuju," kata Heru, Kamis (8/5/2025).

Dalam pelaksanaan ramp check, KSOP Kelas I Balikpapan akan melibatkan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Jika terdapat kapal yang tak layak, Heru memastikan KSOP Balikpapan tak akan menerbitkan sertifikat laik berlayar. "Jika tidak layak laut maka kami nyatakan tidak layak laut," tegas dia.

2. Ramp check ditarget tuntas dua hari

KSOP Kelas I Balikpapan menggelar ramp check massal pada seluruh armada yang melayani penyeberangan di Pelabuhan Karingau, paska insiden tenggelamnya KMP Muchlisa pada Senin (5/5/2025). (IDN Times/Erik Alfian)

Kepala Pos Pelabuhan Penyeberangan Kariangau, Sujarwo mengatakan pelaksanaan ramp check terhadap seluruh armada yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Kariangau, Balikpapan ditargetkan tuntas dalam dua hari ini.

"Hari ini semoga bisa dilakukan ramp check terhadap 10 kapal. Targetnya besok (Jumat, 9 Mei 2025) sudah selesai semua," kata dia di sela pelaksanaan ramp check di Pelabuhan Kariangau, Kamis (8/5/2025).

Ramp check juga akan berlaku bagi 5 kapal yang saat ini tengah beroperasi melayani penyeberangan. "Untuk kapal yang sedang berlayar nanti ramp check-nya menyesuaikan, juga sambil berlayar diperiksa," ungkap dia.

3. Apa saja yang diperiksa?

KSOP Kelas I Balikpapan menggelar ramp check massal pada seluruh armada yang melayani penyeberangan di Pelabuhan Karingau, paska insiden tenggelamnya KMP Muchlisa pada Senin (5/5/2025). (IDN Times/Erik Alfian)

Jarwo menyebut, ada sejumlah aspek utama yang diperiksa oleh petugas dari KSOP Kelas I Balikpapan dan BKI. Mulai dari permesinan, fungsi navigasi, perangkat keselamatan, maupun sisi pengawakan.

"Sejauh ini tidak ada temuan mayor pada kapal yang sudah menjalani ramp check," kata dia.

Hasil pemeriksaan, sebut Jarwo, akan disampaikan kepada pimpinan dan pihak operator. Jika nanti ditemukan adanya problem mayor, bisa saja kapal tidak diberikan izin berlayar.

4. Dharma Lautan Utama sambut baik ramp check

KSOP Kelas I Balikpapan menggelar ramp check massal pada seluruh armada yang melayani penyeberangan di Pelabuhan Karingau, paska insiden tenggelamnya KMP Muchlisa pada Senin (5/5/2025). (IDN Times/Erik Alfian)

Manajer Cabang Dharma Lautan Utama (DLU) Kariangau, Andri Irawan menyambut baik pelaksanaan ramp check ini. "Kami menyambut positif. Dari ramp check ini bisa mendeteksi jika ada kerusakan sehingga bisa diperbaiki karena berkaitan dengan aspek keselamatan penumpang," kata dia.

Saat ini DLU, disebut Andri, memiliki tiga armada yang melayani rute pelayaran Balikpapan–PPU dari Pelabuhan Kariangau, yakni KMP Dharma Ferry, KMP Ulin Ferry, dan KMP Badra Dharma.

Editorial Team