Samarinda, IDN Times - Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Kalimantan Timur, Abdunnur, optimistis Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mampu menghindari praktik korupsi melalui pengelolaan aset negara yang profesional, berbasis prinsip kehati-hatian, serta diawasi dengan sistem audit yang ketat.
“Saya melihat kehadiran Danantara sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk membenahi tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” ujar Abdunnur usai menjadi keynote speaker dalam forum diskusi di Universitas Mulawarman diberitakan Antara, Samarinda, Selasa (10/2/2026).
Forum tersebut membahas sejumlah isu strategis, salah satunya terkait keamanan regulasi BPI Danantara serta potensi dampaknya terhadap perekonomian daerah.
