Balikpapan, IDN Times – Aksi unjuk rasa menolak Undang Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang dilakukan massa yang mengatas namakan Balikpapan Bergerak kembali berujung bentrok antara aparat keamanan dan pengunjuk rasa. Puluhan orang dari kedua belah pihak terluka termasuk Kapolresta Balikpapan Kombes Polisi Turmudi.
“Kami datang dengan tuntutan yang sama yakni menolak Undang Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law, namun kami juga menyatakan mosi tidak percaya terhadap DPRD Kota Balikpapan, dan kami minta kawat berduri yang menghalangi kami ke gedung dewan disingkarkan,” ujar Yoseph Wahyudi perwakilan pengunjuk rasa, Jumat (9/10/2020).