Balikpapan, IDN Times – Pantai Manggar di Balikpapan kembali menjadi sorotan publik. Namun kali ini bukan karena keindahan alamnya, melainkan karena banyaknya keluhan dari para pengunjung.
Beberapa pengunjung mengeluhkan biaya sewa terpal yang dinilai tidak wajar. Tak hanya itu, ada pula laporan tentang oknum yang memaksa pengunjung untuk menyewa terpal dan melarang mereka membawa terpal sendiri. Bahkan, ada yang sengaja memasang terpal di area duduk agar pengunjung tak memiliki pilihan lain selain menyewa.
Keluhan ini viral di media sosial. Sejumlah warganet bahkan menyerukan aksi boikot terhadap Pantai Manggar.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) Pantai Manggar, Yusdi Linting, membantah adanya praktik pungutan liar (pungli) di kawasan wisata tersebut. Ia menegaskan bahwa penyewaan terpal bersifat sukarela dan pengunjung tetap diperbolehkan membawa terpal sendiri dari rumah.