Sangatta, IDN Times – Membatik menggunakan canting jelas sudah familier. Namun membatik menggunakan bahan dari alam, seperti daun dan bunga atau biasa disebut ecoprint, mungkin masih banyak yang belum kenal.
Nah, membatik ecoprint inilah yang tengah dikembangkan oleh kaum perempuan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Bukan hanya bisa meningkatkan nilai ekonomi, namun hasil membatik ecoprint tak kalah bagus dengan membatik canting.
“Ya, ecoprint bisa menambah nilai ekonomi untuk keluarga sejahtera, apabila tekun dalam memproduksi ketrampilan rumahan ini,” kata Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kutim, Tirah Satriani, Rabu (25/9).
