Sambas, IDN Times - Diduga tak terima polisi tidur yang dibangun sendiri di depan rumah, pria berinisial AM (44 tahun) melakukan penyerangan terhadap warga dengan senjata tajam. Polisi tidur di sini adalah rambu speed bump untuk membatasi kecepatan pengendara kendaraan di lingkungan perumahan.
Peristiwa itu terjadi di pinggir Jalan Tugu Tanjung Batu, Desa Pemangkat Kota, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), sekitar pukul 10.06 WIB.
AM diduga melakukan penyerangan terhadap warga menggunakan senjata tajam karena tak terima pembatas jalan tersebut dibongkar. Korban diketahui berinisial IA (60 tahun), warga setempat yang saat itu ikut dalam kegiatan gotong royong bersama sejumlah warga lainnya.
