Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayahnya tetap aman dari ancaman pemutusan hubungan kerja yang belakangan ramai terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
Isu pemberhentian PPPK mencuat setelah banyak pemerintah daerah menghadapi tekanan fiskal, ditambah kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, menegaskan bahwa Pemprov Kaltim tetap berkomitmen mempertahankan seluruh PPPK.
“Insyaallah kepada seluruh PPPK di Kalimantan Timur, jangan ragu dan yakin. Kami akan menjaga, tidak ada pemberhentian PPPK,” tegas Rudy Mas’ud melalui akun Instagram resmi Pemprov Kaltim.
