Ketapang, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) memicu krisis bagi populasi orangutan Kalimantan.
Sebanyak 51 orangutan telah dievakuasi tim gabungan sejak 6 Agustus hingga 10 Oktober 2026, dengan 30 individu di antaranya ditemukan di dalam atau sekitar areal perkebunan kelapa sawit PT KALE, Kabupaten Ketapang.
Sementara itu, lebih dari 90 persen kawasan hutan bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value/HCV) di area tersebut dilaporkan hangus terbakar.
Operasi penyelamatan yang dilakukan Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) masih berlangsung. Sejumlah orangutan diduga masih terjebak di kawasan yang terbakar, kehilangan sumber pakan dan tempat berlindung.
