Balikpapan, IDN Times - Pemerintah Kota Balikpapan mengeluarkan kebijakan menggratiskan iuran kepada ribuan pelanggan air bersih PDAM Balikpapan yang terkena dampak penyebaran virus corona atau COVID-19. Sayangnya tak semua bisa menikmati kebijakan tersebut.
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan kebijakan menggratiskan iuran air bersih tersebut hanya berlaku bagi masyarakat kurang mampu, kemudian TNI/polri yang dianggap sudah membantu pemerintah menanggulangi penyebaran virus corona.
“Akibat virus corona yang masih mewabah, kami mengambil keputusan menggratiskan pembayaran iuran PDAM bagi masyarakat kurang mampu, TNI dan kepolisian, total pelanggannya 1.459 sambungan,” kata Rizal ketika menggelar jumpa pers di halaman Balai Kota Balikpapan pada Kamis (2/4) pagi.
