Penajam, IDN Times - Pernyataan seorang bule di media sosial TikTok terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai destruktif dan merugikan pemerintah Indonesia. Pernyataan tersebut sempat viral dan memicu penilaian negatif terhadap upaya pemerintah yang sedang giat membangun ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan sebagian kecil di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).
"Kami menilai pernyataan yang disampaikan oleh seorang bule warga asing yang mengaku sudah lama tinggal di Indonesia tersebut destruktif atau mengarah pada hal-hal berkonotasi negatif bagi negara yang kini sedang membangun IKN di Kaltim," tegas Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin, kepada IDN Times, Kamis (13/6/2024) di Sepaku.
Alimuddin menekankan bahwa kritik konstruktif selalu diterima, namun pernyataan yang tidak berdasar dan merusak citra pembangunan harus disikapi serius. "Pernyataan tersebut dapat menimbulkan dampak buruk terhadap pandangan masyarakat dan investor terkait proyek besar ini," tambahnya.
Pembangunan IKN Nusantara merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan untuk mengurangi beban Jakarta dan menciptakan pusat pemerintahan baru yang modern dan berkelanjutan. Pemerintah berharap seluruh lapisan masyarakat dapat mendukung proyek ini demi masa depan Indonesia yang lebih baik.