Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyambut positif rencana rehabilitasi lahan seluas 170 ribu hektare oleh salah satu perusahaan swasta nasional di wilayah Benua Etam. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, mengatakan program rehabilitasi tersebut menjadi langkah penting dalam memulihkan kondisi lingkungan dan kawasan hutan di Kaltim yang sempat mengalami kerusakan akibat kebakaran hutan dan lahan.
Menurut Rudy, kebakaran besar yang terjadi pada 1999 lalu menyebabkan banyak kawasan hutan di Kalimantan Timur mengalami kerusakan parah dan berdampak terhadap keseimbangan ekosistem.
“Pada 1999 lalu banyak kawasan hutan dan lahan di Kaltim terbakar cukup hebat,” ujar Rudy dalam akun IG Pemprov Kaltim.
Gubernur melakukan kunjungan kerja dan penanaman pohon di kawasan IKN Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, beberapa waktu lalu.
