Samarinda, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui dua strategi utama.
Pelaksana Harian Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim, Sugeng Priyanto, mengatakan strategi tersebut meliputi pemantauan titik panas selama 24 jam serta penyiaran radio siaga bencana.
“Strategi pertama, pemantauan 24 jam titik panas. Kedua, siaran radio siaga bencana untuk memberikan pembaruan data sekaligus imbauan kepada masyarakat,” ujar Sugeng diberitakan Antara di Samarinda, Minggu (5/4/2026).