Balikpapan, IDN Times - Keputusan pemerintah batal memberangkatkan haji tahun 2021 ini membawa kekecewaan bagi sejumlah jemaah. Meskipun demikian, keputusan ini merupakan yang terbaik di tengah pandemik virus corona.
Kekecewaan juga dirasakan oleh Lutfiana, calon jemaah haji asal Balikpapan. Ia telah batal berangkat tahun 2020 lalu, dan tahun ini ibadahnya tertunda kembali.
"Kecewa pasti ada, tapi ini yang terbaik. Memang belum rezeki. Kalau sudah rezeki Allah rida ya berangkat," ujarnya saat dihubungi IDN Times per telepon pada Kamis (3/6/2021).
Lutfiana menuturkan, ia baru saja berduka karena kehilangan suami tercinta yang meninggal dunia akibat COVID-19. Ia dan kedua anaknya juga baru saja pulih dari virus corona.
"Seandainya berangkat saya kesannya buru-buru, saya bisa menggantikan nama suami (yang seharusnya berangkat haji bersamanya) dengan anak, tapi proses penggantiannya juga butuh waktu," ujarnya.
Ia menambahkan, "Batal tahun ini berarti ini yang terbaik supaya saya bisa mempersiapkan diri saya untuk lebih sehat. Anak saya juga supaya menyelesaikan skripsinya. Allah sudah mempersiapkan yang terbaik. Ada hikmahnya di balik itu," kata Lutfiana.