ilustrasi perempuan berpelukan (pexels.com/ Elina Fairytale)
Faktor lain yang membuat lingkaran pertemanan menyusut adalah keinginan untuk menghindari drama dan konflik. Seiring bertambah dewasa, seseorang biasanya lebih memilih hubungan yang sehat dan tenang dibanding pertemanan yang dipenuhi perselisihan atau energi negatif.
Orang yang sudah matang secara emosional cenderung menjaga jarak dari lingkungan yang dianggap melelahkan secara mental. Akibatnya, hanya hubungan pertemanan yang tulus dan nyaman yang bertahan.
Meski jumlah teman semakin sedikit, bukan berarti hubungan pertemanan menjadi tidak penting. Justru, banyak orang merasa memiliki sedikit teman dekat yang berkualitas lebih berarti dibanding memiliki banyak teman tanpa kedekatan emosional.
Pada akhirnya, setiap orang memiliki cara masing-masing dalam menjaga hubungan pertemanan sesuai dengan prioritas dan fase kehidupan yang dijalani.