Kukar, IDN Times - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tengah menyiapkan langkah darurat untuk menyelamatkan populasi Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) yang kini berada dalam kondisi sangat kritis.
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH, Rasio Ridho Sani, menegaskan pentingnya tindakan nyata guna mencegah kepunahan satwa endemik Sungai Mahakam tersebut.
Berdasarkan data pemantauan terbaru hingga awal Februari 2026, populasi pesut diperkirakan hanya tersisa sekitar 66 ekor di habitat alaminya.
“Kondisi pesut sangat memprihatinkan. Populasinya kini tinggal sekitar 66 ekor sehingga pemerintah harus bergerak serius,” ujar Rasio usai melakukan peninjauan lapangan di kawasan konservasi pesut diberitakan Antara di Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (8/2/2026).
