Sejumlah kapal tongkang melintasi Sungai Mahakam usai mengirim batu bara di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (18/1/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa
Pasca-insiden, KSOP Samarinda langsung berkoordinasi dengan Pelindo untuk menambah armada penarik. Sebanyak empat tug boat dikerahkan untuk mengevakuasi tongkang dari lokasi kejadian. Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 20.00 WITA, dan kini tongkang telah disandarkan di sekitar Dermaga Sungai Kunjang.
Terkait sanksi terhadap perusahaan pelayaran pemilik tongkang, Yudi menyatakan bahwa pemeriksaan masih berlangsung. KSOP akan memeriksa nakhoda dan kru kapal untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Sementara itu, besaran kerugian negara akibat insiden ini masih dalam tahap investigasi oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur. "Setelah hasil investigasi dari BBPJN keluar, kami akan mengonfirmasi kepada perusahaan pelayaran," tambah Yudi.