Pontianak, IDN Times - Keluhan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat, terkait kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menguat dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini berdampak pada penurunan kualitas udara yang dirasakan masyarakat.
Sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbanyak di Kalimantan Barat, Kota Pontianak menjadi wilayah yang paling merasakan dampak kabut asap. Namun, berdasarkan data pemantauan sebaran titik panas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi tersebut tidak sepenuhnya bersumber dari dalam wilayah Kota Pontianak.
Dalam beberapa hari terakhir, kebakaran lahan memang sempat terjadi di sejumlah titik di Kota Pontianak, khususnya di Kecamatan Pontianak Tenggara dan Pontianak Selatan. Menyikapi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak langsung bergerak cepat dengan menurunkan petugas ke lokasi kejadian.
