Samarinda, IDN Times - Sebanyak 9.537 pelaku UMKM di Provinsi Kalimantan Timur memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp785,62 miliar sepanjang Januari–Februari 2026. Dana tersebut digunakan untuk mengembangkan berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan, jasa, hingga pertanian.
Kepala Kanwil DJPb Kaltim, Tjahjo Purnomo, menyebut sektor perdagangan menjadi penyerap KUR terbesar.
“Sektor perdagangan paling dominan karena perputaran usahanya cepat, risikonya relatif rendah, dan akses pembiayaan lebih mudah,” ujarnya diberitakan Antara di Samarinda, Rabu (1/4/2026).
