Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bupati Kubu Raya dan Polres bubarkan aksi balap liar.
Bupati Kubu Raya dan Polres bubarkan aksi balap liar. (IDN Times/istimewa).

Kubu Raya, IDN Times - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, turun langsung menertibkan aksi balap liar setelah menerima aduan masyarakat melalui media sosial Instagram. Penertiban dilakukan bersama Polres Kubu Raya di Jalan Angkasa Pura, Kecamatan Sungai Raya.

Sujiwo mengapresiasi respons cepat jajaran kepolisian dalam menindaklanjuti laporan warga. Menurutnya, langkah tersebut menjadi jawaban atas keresahan masyarakat yang terganggu oleh aktivitas balap liar yang membahayakan keselamatan.

Ia mengungkapkan menerima dua laporan terkait balap liar melalui akun media sosialnya. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Polres Kubu Raya bersama Polsek Sungai Raya.

“Saya menerima dua laporan dari masyarakat melalui media sosial. Langsung dilakukan penertiban oleh teman-teman dari Polres Kubu Raya dan Polsek Sungai Raya. Gerak cepat ini sangat patut diapresiasi,” ujar Sujiwo, Senin (26/1/2026).

1. Sikap tegas kepolisian memberantas praktik balap liar

Sepeda motor yang digunakan balap liar. (IDN Times/istimewa).

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi aksi balap liar di wilayah hukumnya. Ia memastikan kepolisian akan mengambil tindakan tegas demi menjaga keselamatan publik.

“Kami tegaskan, Polres Kubu Raya akan menindak tegas setiap aksi balap liar. Aktivitas ini sangat membahayakan pengguna jalan lain dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal,” kata Kadek.

2. Penggunaan knalpot brong pelaku balap liar

Polisi saat bubarkan aksi balap liar. (IDN Times/istimewa).

Selain membahayakan keselamatan, ia juga menyoroti penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong yang kerap digunakan pelaku balap liar. Suara bising dari knalpot tersebut dinilai sangat mengganggu kenyamanan warga.

“Kebisingan knalpot brong sangat meresahkan masyarakat. Kami berkomitmen melakukan penertiban secara rutin agar ketertiban dan kenyamanan warga tetap terjaga,” tegasnya.

3. Peran orang tua dalam mengawasi kegiatan anaknya

Ilustrasi balap liar. (IDN Times/Istimewa)

Sejalan dengan kepolisian, Sujiwo juga mengimbau para orang tua untuk lebih proaktif mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi balap liar.

“Masih banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan. Peran orang tua sangat penting agar anak-anak tidak terjerumus dalam aktivitas yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tutup Sujiwo.

Editorial Team