Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi dekorasi ramadan
Ilustrasi dekorasi ramadan (lifestyle.bisnis.com)

Samarinda, IDN Times - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan tersebut diputuskan dalam Sidang Isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa malam (17/2/2026).

Keputusan diambil berdasarkan hasil hisab dan rukyat yang dilakukan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama bersama organisasi kemasyarakatan Islam. Proses pemantauan hilal dilakukan di sedikitnya 96 titik di seluruh Indonesia. Bagi umat Islam, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Bulan suci ini menjadi momentum meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki kualitas spiritual.

Hal tersebut selaras dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Selain itu, Ramadan juga menjadi bulan penuh ampunan. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa berpuasa Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam menjalankan ibadah puasa, umat Islam perlu berpedoman pada jadwal imsakiyah. Imsakiyah merupakan panduan waktu selama Ramadan yang memuat jadwal imsak, salat lima waktu, serta waktu berbuka puasa saat magrib.

Karena perbedaan letak geografis, jadwal imsakiyah di setiap daerah tidak sama. Waktu imsak dan berbuka di Samarinda, misalnya, bisa berbeda dengan wilayah lain di Indonesia. Oleh sebab itu, masyarakat di Kota Samarinda dan sekitarnya diimbau mengikuti jadwal sesuai zona waktu setempat.

Berikut jadwal imsakiyah Ramadan 1447 Hijriah untuk wilayah Kota Samarinda dan sekitarnya.

JADWAL IMSAKIYAH WILAYAH KALIMANTAN TIMUR-KOTA SAMARINDA

JADWAL IMSAKIYAH WILAYAH KALIMANTAN TIMUR-KOTA SAMARINDA. Kemenag.go.id

Editorial Team