Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mempercepat pemerataan akses listrik hingga ke wilayah pedalaman dan terpencil melalui Program Desa Berlistrik. Langkah ini dilakukan untuk menghapus “titik gelap” di sejumlah kawasan di Benua Etam yang hingga kini belum menikmati layanan listrik memadai.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menegaskan, akses listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara merata tanpa terkendala kondisi geografis.
“Kita tidak ingin ada lagi warga yang produktivitasnya terhambat. Anak-anak di pedalaman juga harus bisa belajar dengan baik tanpa kendala listrik,” ujar Rudy Mas’ud dalam akun IG Pemprov Kaltim di Pendopo Odah Etam.
