Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan komitmennya dalam melestarikan nilai-nilai tradisi yang telah mengakar di masyarakat. Salah satunya melalui penyelenggaraan rangkaian pesta adat Lom Plai 2026 di Desa Nehas Liah Bing, Kabupaten Kutai Timur.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Ririn Sari Dewi, menegaskan bahwa Lom Plai bukan sekadar perayaan rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi simbol kuat identitas budaya masyarakat Dayak Wehea di tengah arus modernisasi.
“Pesta adat Lom Plai merupakan manifestasi nyata keteguhan masyarakat Dayak Wehea dalam menjaga warisan budaya mereka,” ujar Ririn saat dikonfirmasi Antara di Samarinda, Senin (23/3/2026).
