Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lonjakan Hotspot di Kaltim, BMKG Serukan Antisipasi Karhutla
Tim kesulitan dapatkan api untuk pemadaman karhutla. (IDN Times/istimewa).

Balikpapan, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Timur seiring meningkatnya jumlah titik panas dalam beberapa hari terakhir.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, mengatakan kondisi cuaca panas menjadi pemicu utama munculnya titik panas tersebut.

“Cuaca dalam beberapa hari terakhir memang panas, sehingga kondisi ini memicu munculnya banyak titik panas,” ujarnya dilaporkan Antara di Balikpapan, Kamis (23/4/2026).

1. Puluhan titik panas terdeteksi

Berdasarkan data BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, suhu maksimum di Balikpapan mencapai 33–34 derajat Celsius dalam tiga hari terakhir. (IDN Times/Erik Alfian)

Pada Selasa (21/4), sejak pukul 01.00 hingga 24.00 Wita, terdeteksi sebanyak 55 titik panas yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Sebarannya meliputi Kota Balikpapan dua titik, Kota Bontang satu titik, Kabupaten Paser tujuh titik, Penajam Paser Utara dua titik, Kutai Barat tujuh titik, Kutai Timur 13 titik, Kutai Kartanegara 21 titik, serta Kabupaten Berau dua titik.

Jumlah tersebut meningkat pada Rabu (22/4). Dalam rentang waktu pukul 01.00 hingga 24.00 Wita, BMKG mencatat 81 titik panas yang tersebar di tujuh kabupaten/kota, yakni Balikpapan tiga titik, Bontang dua titik, Paser 14 titik, Kutai Barat satu titik, Kutai Timur 37 titik, Kutai Kartanegara 13 titik, dan Berau 11 titik.

2. Masyarakat diminta berhati-hati

Ilustrasi BMKG Balikpapan mencatat sempat muncul ratusan titik api (hot spot) di Kaltim beberapa waktu lalu. (IDN Times/Erik Alfian)

Sementara itu, pada Kamis (24/4) hingga pukul 16.00 Wita, terdeteksi 23 titik panas di lima wilayah, masing-masing Balikpapan tiga titik, Bontang satu titik, Kutai Timur 10 titik, Kutai Kartanegara enam titik, dan Berau tiga titik.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan yang berpotensi memicu api merambat ke area lain. Warga juga diingatkan agar tidak membuang puntung rokok yang masih menyala, terutama di area hutan maupun lahan perkebunan.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diharapkan segera melakukan pengecekan terhadap titik panas yang telah terdeteksi.

3. Penanganan cepat ancaman karhutla di Kaltim

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Jumat (27/3/2026)(dok. Istimewa)

Carolina menjelaskan, tim BPBD bersama unsur terkait biasanya akan memastikan potensi titik panas tersebut apakah berisiko menimbulkan karhutla. Jika dinilai rawan, langkah penanganan akan segera dilakukan di lapangan.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait, seperti Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, dan Dinas Pemadam Kebakaran, juga diminta aktif memberikan imbauan kepada petani dan pekebun untuk meningkatkan upaya pencegahan karhutla.

Editorial Team