Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Masuk Triwulan II, Gubernur Kaltim Beberkan 3 Fokus Utama untuk OPD
Ilustrasi PNS (Foto: IDN Times)

Samarinda, IDN Times - Mengawali triwulan II tahun 2026, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, memberikan tiga arahan strategis yang menjadi fokus utama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Arahan pertama, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diminta segera mempercepat realisasi program dan penyerapan anggaran yang berdampak langsung bagi masyarakat. Gubernur menekankan agar tidak terjadi penumpukan realisasi di akhir tahun.

“Hindari penumpukan di akhir tahun dan pastikan setiap kegiatan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” tegas Rudy dalam akun IG Pemprov Kaltim, Senin (6/4/2026).

1. Pertumbuhan ekonomi daerah

Ia menambahkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, program yang tidak memerlukan pergeseran anggaran diminta segera direalisasikan.

Arahan kedua, Pemprov Kaltim diminta memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan melalui optimalisasi anggaran berbasis kinerja. Hal ini juga mencakup peningkatan kedisiplinan pelaporan serta kehadiran pegawai melalui Sistem Absensi Online.

Selain itu, proses pengadaan barang dan jasa harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengacu pada regulasi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

2. Kolaborasi lintas lembaga di Pemprov Kaltim

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat Rapat terkait batas wilayah IKN di Kemendagri (IDN Times/istimewa)

Arahan ketiga, Rudy meminta seluruh OPD meningkatkan kolaborasi antar-lembaga serta menghilangkan ego sektoral. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kuatnya sinergi di antara perangkat daerah.

“OPD harus lebih peka terhadap isu-isu nasional dan daerah,” ujarnya.

3. Promosi program-program daerah

Ilustrasi penerima beasiswa (Freepik/azerbaijan_stockers)

Di sisi lain, Rudy juga mendorong peran aktif media massa dalam mempublikasikan program-program pemerintah yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu contohnya adalah program beasiswa bagi mahasiswa.

Ia menyebutkan, hingga saat ini realisasi penerima beasiswa telah mencapai 48.676 orang, dengan pencairan yang telah memasuki tahap kedua. Sementara itu, total target penerima beasiswa pada tahun 2026 ditetapkan sebanyak 158.981 orang.

Editorial Team