Samarinda, IDN Times - Tiada hari tanpa virus corona atau COVID-19 di Kaltim. Bahkan gara-gara penambahan saban hari itu, incident rate di provinsi ini telah mencapai 142 per 100 ribu penduduk. Pembentukan klaster rumah tangga atau klaster keluarga pun menjadi yang paling diwaspadai Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim seiring peningkatan kasus.
“Klaster ini (rumah tangga atau klaster keluarga) cukup mengkhawatirkan. Karena risiko penularan sangat cepat,” ujar Andi Muhammad Ishak, saat dikonfirmasi pada Jumat (10/9/2020) sore.
