Balikpapan, IDN Times - Lanjutan proyek pelebaran simpang lima di turunan Muara Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur segera berproses. Setelah sebelumnya pelebaran lajur sudah lebih dulu dilakukan pada lahan milik Pertamina.
Selanjutnya, pelebaran akan dilanjutkan pada lahan milik warga.
Proyek ini adalah tindak lanjut pemerintah setelah terjadi kecelakaan maut pada 28 Januari 2022. Yang mana dilakukan penanganan jangka menengah oleh Pemerintah Kota Balikpapan bersama Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.
Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kota Balikpapan Nenny Dwi Winahyu mengungkapkan, pelebaran ini akan dilakukan mulai Juli 2023 ini. "Masih tahap pengukuran, karena memang masih konsentrasi ke jalan tol ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara," tutur Nenny (3/7/2023).
