Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor. (Dok, Diskominfo Provinsi Kaltim)
Ilustrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor. (Dok, Diskominfo Provinsi Kaltim)

Berau, IDN Times – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mencatat capaian positif dari sektor pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sepanjang 2025. Per Juli, realisasi PKB mencapai 44,2 persen dari target Rp2,05 triliun, yang merupakan bagian dari target total pajak daerah sebesar Rp8,4 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim, Ismiati, menyampaikan bahwa hingga pertengahan tahun ini, jumlah kendaraan yang terdata di Kaltim mencapai 3,38 juta unit, terdiri dari 2,815 juta sepeda motor dan 573.320 mobil.

Salah satu kontribusi terbesar terhadap capaian ini adalah dari program pemutihan pajak kendaraan "Gratispol" yang digelar pada April–Juni 2025. Program ini sukses menghimpun penerimaan sebesar Rp583 miliar, termasuk opsen (bagi hasil pajak) sebesar Rp203,8 miliar.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan demi mengoptimalkan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan di Kalimantan Timur,” kata Ismiati.

1. Inovasi dan layanan Samsat Digital

ilustrasi Samsat Keliling (polri.go.id)

Pemprov Kaltim menghadirkan berbagai inovasi untuk mendorong kepatuhan pajak, termasuk layanan digital melalui e-channel seperti ATM, mobile banking, LinkAja, Tokopedia, Gojek, SIGNAL Korlantas Polri, hingga layanan Samsat Delivery bersama PT Pos.

Namun, tantangan tetap ada, seperti ketidaksesuaian data kendaraan, kendaraan hilang yang belum dilaporkan, serta medan geografis sulit dijangkau. “Sebagai contoh, layanan di Maratua dan Derawan hanya bisa dibuka seminggu sekali secara jemput bola,” ujar Ismiati.

2. Target pajak ratusan miliar di Berau dan Paser

Warga menyambut positif program pemutihan pajak kendaraan bermotor. (Dok. Istimewa)

Di tingkat kabupaten, Bapenda juga mencatat target besar untuk dua wilayah, yakni Berau dan Paser. Di Kabupaten Berau, dengan populasi kendaraan mencapai 210.563 unit, target PKB dan BBNKB yang ditetapkan mencapai Rp136,49 miliar. Sementara di Kabupaten Paser, yang punya populasi 223.160 unit kendaraan, target PKB dan BBNKB ditetapkan mencapai Rp110 miliar

Untuk mendukung pencapaian tersebut, layanan Samsat diperluas melalui payment point, layanan keliling, dan Bus Pelita, dengan dukungan SDM dari ASN hingga P3K.

3. Hadiah umrah hingga motor bagi wajib pajak

Gubernur Kaltim, Rudy Masud. (Dok. Pemprov Kaltim)

Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengumumkan program undian berhadiah bagi masyarakat yang taat membayar pajak tepat waktu. Hadiahnya pun menarik, mulai dari umrah, wisata religi, sepeda motor, hingga uang tunai. Undian ini akan digelar pada Agustus 2025.

“Ini bentuk terima kasih kami kepada masyarakat yang ikut membangun daerah lewat kepatuhan membayar pajak,” ujar Rudy.

Apresiasi juga diberikan kepada petugas Samsat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) serta kolaborator seperti Bhabinkamtibmas, Ditlantas Polda Kaltim, dan PT Jasa Raharja yang ikut menjaga kualitas layanan di lapangan.

Editorial Team