Nunukan, IDN Times - PT Pelita Air Service menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menginvestigasi jatuhnya pesawat carter di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang mengakibatkan pilot meninggal dunia. Corporate Secretary PT Pelita Air Service, Patria Rhamadonna, mengatakan tim gabungan akan segera diberangkatkan ke Long Bawan untuk memulai proses investigasi.
“Pelita Air bersama KNKT akan memberangkatkan tim gabungan ke Long Bawan pada 20 Februari 2026 untuk segera memulai proses investigasi penyebab jatuhnya pesawat,” ujarnya dalam keterangan resmi diberitakan Antara di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Pelita Air menegaskan, pesawat yang mengalami kecelakaan merupakan pesawat kargo pengangkut bahan bakar minyak (BBM), bukan angkutan penumpang. Penerbangan tersebut merupakan bagian dari misi rutin distribusi program BBM Satu Harga di wilayah Kalimantan Utara.
