Samarinda, IDN Times – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) masih terus mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Penurunan ini berdampak langsung terhadap pendapatan petani sawit, terutama yang bermitra dengan perusahaan pengelola pabrik kelapa sawit.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Andi M. Siddik, menyebut penurunan harga dipengaruhi oleh faktor internal, terutama karena anjloknya harga crude palm oil (CPO) dan inti sawit (kernel) di hampir seluruh perusahaan sumber data.
“Penurunan ini tentu berdampak pada harga TBS yang diterima petani sawit di Kaltim,” ujar Andi dalam keterangan resminya.