Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BBPJN Kaltim dan KKJTJ Kementerian PU sudah menyelesaikan pemeriksaan terhadap Jembatan Mahakam I, Samarinda. (Dok. Istimewa)
BBPJN Kaltim dan KKJTJ Kementerian PU sudah menyelesaikan pemeriksaan terhadap Jembatan Mahakam I, Samarinda. (Dok. Istimewa)

Samarinda, IDN Times - Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda menyatakan dukungan penuh terhadap dimulainya proyek perbaikan dolphin dan fender Jembatan Mahakam sebagai langkah strategis pengamanan objek vital nasional.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Kompol Yusuf, mengatakan kehadiran jajarannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mengawal pembangunan infrastruktur strategis pemerintah.

“Kehadiran kami bukan sekadar seremonial, tetapi wujud komitmen Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda dalam mendukung pengamanan pembangunan infrastruktur strategis,” ujar Yusuf dilaporkan Antara di Samarinda, Senin (2/2/2026).

1. Penguatan struktur Jembatan Mahakam

Jembatan Mahakam I dipastikan aman dilintasi kendaraan. (Dok. Istimewa)

Kegiatan pemancangan proyek yang digelar di Workshop Jalan Untung Suropati menjadi penanda dimulainya upaya penguatan struktur Jembatan Mahakam, yang selama ini menjadi urat nadi transportasi di Kalimantan Timur.

Perbaikan tiang pancang pengaman atau dolphin serta bantalan pengaman atau fender dinilai mendesak untuk memitigasi potensi benturan kapal terhadap pilar utama jembatan.

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Ipda Zaqi Ur Rahman, hadir mewakili jajaran kepolisian guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan aman di tengah tingginya aktivitas pelayaran di Sungai Mahakam.

2. Kepolisian menjaga keselamatan aset negara

Sejumlah upaya juga disiapkan agar insiden tertabraknya Jembatan Mahakam tak terulang. (Dok. Istimewa)

Yusuf menegaskan keterlibatan aktif kepolisian merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga aset negara sekaligus menjamin kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor antara DPRD Kalimantan Timur, Dinas Perhubungan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Pelindo dinilai menunjukkan kuatnya sinergi dalam meningkatkan standar keselamatan pelayaran di alur Sungai Mahakam.

Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek tersebut demi terciptanya keselamatan pelayaran yang lebih baik dan situasi keamanan yang kondusif di sekitar Jembatan Mahakam.

3. Sinergi antara aparat keamanan dan instansi kemaritiman

BBPJN Kaltim memperkirakan pembangunan fender Jembatan Mahakam butuh anggaran mencapai Rp35 miliar . (Dok. Istimewa)

Sinergi antara aparat keamanan dan instansi kemaritiman diharapkan mampu mempercepat proses pengerjaan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Dengan perbaikan struktur pelindung tersebut, risiko kecelakaan kapal di alur sungai diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin.

“Upaya ini juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jalur perairan yang melintas di bawah jembatan kebanggaan masyarakat Samarinda,” tutup Kompol Yusuf.

Editorial Team