Pontianak, IDN Times - Antisipasi hujan deras yang akan datang bersamaan dengan pasangnya Sungai Kapuas menjadi tantangan tersendiri bagi penanganan genangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).
Kondisi geografis kota yang relatif datar membuat air tidak selalu dapat mengalir dengan cepat menuju sungai. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kota Pontianak mengintensifkan normalisasi saluran drainase sekaligus menambah dua unit pompa berkapasitas besar.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pemeliharaan saluran dilakukan secara rutin setiap tahun, mulai dari saluran primer, sekunder hingga tersier. Langkah ini diperlukan untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengurangi risiko genangan saat curah hujan meningkat.
